Korban First Travel Mau Gugat Penguasaan Aset Sitaan sang Kanomas

Juru bicara Pengurus Pengelola Asset Korban First Travel disingkat PPAKFT, Dewi Gustiana, telah mempertanyakan peminjaman barang bukti sitaan ke Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Japidum) Kejaksaan Agung.

Hal itu telah disampaikan eksklusif oleh perwakilan jemaah korban First Travel wisata halal. “Kami telah sampaikan pada hari Kamis” ujar Dewi kepada Tempo Ahad 22 Juli 2018.

Menurut Dewi dalam putusan pengadilan kasus tindak pidana pencucian uang First Travel disebutkan bahwa PT Kanomas Travel and Tours mendapatkan pembagian aset. Aset First Travel didapatkan mereka yakni rumah kantor mobil serta beberapa barang lainnya. “Hal ini sebagai pembayaran utang karena jual beli” ucap beliau.

Putusan mengenai pengelolaan aset kata Dewi tentunya merugikan bagi jemaah yg sebagai korban. Saat itu mengajukan penolakan saat sidang putusan. “Nah penolakn ini mengakibatkan hakim menetapkan aset diserahkan ke negara” paparnya.

Dia membicarakan bahwa para jemaah korban First Travel permanen merasa nir puas. Justru PPAKFT menemukan bukti bahwa akta jual beli aset ke Kanomas terjadi dalam tanggal 10 Agustus 2017.

“Dimana Andika dan Annisa sudah pada tahanan Bareskrim menjadi tersangka” celoteh dia. Menurut Dewi adanya bukti itu maka langkah selanjutnya akan dilakukan gugatan mengenai aset First Travel.

Hal senada juga disampaikan oleh jemaah korban First Travel Dina mengatakan bahwa telah mendapat informasi bahwa aset First Travel yang disita sudah dipinjam pakai sang Kanomas. Padahal itu dibeli memakai uang jemaah. “Semua jemaah geram” pungkasnya.

Sebelumnya lima unit mobil aset First Travel yg disita sang negara telah tidak tampak di page Kejaksaan Negeri Depok. Mobil-mobil itu adalah barang bukti tindak pidana pencucian uang.

“Barang bukti (First Travel) itu telah dipinjam usang,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Depok saat ditemui dikantornya, Jumat 20 Juli 2018. Menurut Sufari, kelima aset itu istilah pinjam gunakan sang pemohon yakni PT Kanomas Tours dan Travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *