Mahalnya Nafas Alexis Sanchez & Semangkuk Mie Ayam

Alexis Sanchez resmi pindah ke Manchester United. Gaji eks Arsenal tadi adalah yg paling tinggi pada Liga Primer Inggris.

Man United berani membayar Sanchez 500 ribu per pekan atau sekitar Rp 9,tiga miliar. Bolalob mencoba merunut berapa banyak pendapatan gelandang berusia 29 tahun ini selesainya memutuskan menjadi pemain nomor 7 baru The Red Devils.

Bila sehari (24 jam) Sanchez sanggup mendapat 71.428 pound atau kurang lebih Rp 1,3 miliar. Dalam satu jam saja Man United menggajinya dua.976 pound atau sekitar Rp 55,4 juta. Angka ini mencapai 49,6 pound/mnt atau kurang lebih Rp 924 ribu.

Pundi-pundi Sanchez bertambah hampir sejuta rupiah dalam hitungan setiap mnt. Sudah terbayang barang-barang apa saja yang bisa dibeli. Tapi bagaimana apabila kita telisik lebih jauh. Setiap tarikan nafas, misalnya?

Menurut kitab Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Ganong, edisi ke-24 (Barrett K.E. Et al), pada normalnya seorang manusia dewasa menarik nafas 12-18 kali per mnt. Hal ini tergantung dalam syarat & kegiatan fisik yang dilakukan individu.

Anggaplah Sanchez sedang dalam syarat santai sambil membaca serba-serbi yang ditulis media mengenai kepindahannya ke Man United. Untuk model kita sanggup merogoh angka terendah. Maka, honor per mnt pemain Chile itu pada Rp 924 ribu dibagi 12 = Rp 77 ribu.

Setiap tarikan nafas pemain anyar Man United itu menciptakan kantongnya kemasukkan Rp 77 ribu. Ternyata relatif buat membeli empat mangkuk mie ayam Roxy yg enak itu, lengkap dengan bakso dan pangsit.

Mie Buatan Sendiri, Warung Paijo Setiap Hari Diserbu Pembeli

Anda penggemar mie, khususnya mie ayam Medan? Jangan bilang penggemar mie ayam Medan jika belum menyicipi mie satu ini yakni Mie Ayam Medan Paijo.

 

Mie Ayam Medan Paijo ini telah populer pada kalangan rakyat & pejabat khususnya pada Kota Batu. Tepatnya pada jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Jangan galat sangka, meski warungnya nir terlalu besar , tapi bagi pelanggan yang mencicipinya harus rela mengantri.

 

Setiap harinya sejak pukul 08.00-17.00 WIB warung mie ayam Medan tidak pernah sepi berdasarkan mereka yg ingin menikmat mie ini. Setiap harinya pada kurun waktu itu sanggup menghabiskan sampai 200 porsi mie ayam Medan.

 

Terkadang karena banyaknya pelanggan yg datang sebelum pukul 17.00 terpaksa wajib  menutup warungnya. Lalu apa yg menciptakan mie ini sebagai primadona bagi masyarakat yang sudah menjadi pelanggan di Mie Paijo ini? Ya mereka menggemari mie ini karena mienya murni dibentuk sendiri.

 

“Yang membedakan itu, jikalau umumnya pedagang lainnya beli pada toko, bila saya buatan berdasarkan famili sendiri. Jadi terdapat keluarga yang buat kemudian setiap hari dikirim ke saya,” ungkap Paijo, pemilik warung mie ayam Medan.

 

Ia mengungkapkan membuka bisnis  dari tahun 1999. Mienya memang sengaja dibuat oleh keluarga agar cita rasanya lebih enak, apalagi poly rakyat yg lebih memilih mie yg dijual adalah buatan sendiri.

 

“Terkadang orang yang beli itu kan sukanya menggunakan protesis sendiri. Karena cita rasanya jauh lebih enak,” katanya, Kamis (lima/4/2018).

 

Selain itu, bumbu-bumbu buat mienya diracik secara khusus agar rasa mie dan bumbu menyatu. “Orang ke sini itu karena di sini ‘murah, rasa pejabat selera warga ’. Tidak hanya mienya tadi bumbunya pas,” jelas masyarakat Kelurahan Temas, Kecamatan Batu ini.

 

Murah, ya mie ayam Medan ini hanya dijual Rp 7 ribu per porsinya. Sedangkan buat berukuran jumbo dibandrol Rp 9 ribu. Di sana jua disediakan lauk seperi usus dan telor puyuh protesis sendiri.

 

Lantaran itulah mie ayam Medan Paijo ini juga menjadi langganan pejabat sampai wisatawan berdasarkan aneka macam daerah. Namun ketika ditanya siapa saja pejabat yang datang ke warung, Paijo enggan utuk menjawab.

Pilihan Buka Puasa buat Pencinta Pedas: Mie Ayam Mahmud

Wangi cabai rawit pribadi merebak ketika Rahmawati menghidangkan semangkuk mi ayam pada Festival Kuliner Ngabuburit, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa malam, 22 Mei 2018. Mi yang dimasak ala Chinese itu merona ditaburi potongan cabe merah. Menu ini boleh pula buat buka puasa. “Ini namanya Mie Ayam Mahmud,” ujar Rahmawati ketika ditemui pada lapaknya. Mie Ayam Mahmud sebagai keliru satu andalan pada festival masakan Ramadan yang setiap tahun digelar Summarecon Mal Kelapa Gading itu.

Bagi pencinta pedas, mi itu sekilas mirip dengan mi ayam lain. Mi yang dipakai berbentuk pipih dengan tekstur lembut. Sedangkan komplemennya terdiri atas sayur sawi dan cincangan ayam. Ayam yang dipakai ialah ayam cincang bumbu kecap. Manisnya ayam mampu menetralkan rasa pedas dari cabai yg ditaburkan lewah dalam permukaan mi.

Bagi yang tidak terlampau doyan pedas, bukan perkara. Pembeli mampu meminta cabe tadi dipisah atau tidak disertakan pada mangkuk.

Ada dua level yang ditawarkan, yakni Mie Ayam Mahmud biasa dan sangat pedas. “Kalau pedas biasa, cabainya hanya sesendok,” ujar Rahmawati. Sedangkan untuk sangat pedas, cabe yg ditaburkan 2 sendok.

Cabai ini lebih dulu dimasak & dicampuri minyak. Olahan ini membikin aroma biji cabai keluar dan kadar pedasnya berlipat ganda.

Selain Mie Ayam Mahmud, tersedia mi ayam sambal matah. Sambal yg dipakai tentu adalah sambal spesial Bali yg terdiri atas rabat cabe, bawang merah, potongan sereh, daun bawang, & daun jeruk. Aromanya lebih wangi, tapi tak semua pengecap sanggup menerimanya.

Jika Anda ingin buka puasa dengan mi mercon, pastikan perut pada keadaan sehat. Menu super pedas tentu nir dianjurkan apabila perut lagi bermasalah.

Semangkuk Mie Ayam Mahmud ini dijual seharga Rp 30 ribu. Anda mampu menemuinya setiap hari pukul 16.00-22.00 dalam hari biasa dan pukul 16.00-23.00 pada akhir pekan selama Ramadan pada Festival Kuliner Ngabuburit. Anda juga bisa menyambangi kedai mi ini di Summarecon Digital Center, Tangerang.